Kang Yudha Petani Millenial Karang Taruna Desa

gununguruh.desa.id-Menurut UU Nomor 19 Tahun 2013 Pasal 1 Ayat 3 menyatakan bahwa Petani adalah warga negara Indonesia perseorangan dan/atau beserta keluarganya yang melakukan Usaha Tani di bidang tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, dan/atau peternakan.

Lahan Pertanian

Desa Gunungguruh memiliki luas wilayah lahan pertanian sebesar 87.270 Ha menjadi salah satu indikator bahwa masyarakat Desa Gunungguruh sebagian besar adalah petani. Berdasarkan regulasi dan gambaran tersebut mempertegas bahwa petani merupakan salah satu profesi yang sudah tumbuh dan subur di Masyarakat Pedesaan. Bahkan Hadratussyeikh Hasyim Asy’ari mengatakan bahwa Petani adalah Penolong Negeri. Maka seyogyanya Pemerintah Pusat hingga Desa memberikan perhatian dan kepedulian kepada Petani. Ditengah-tengah ketidakpastian pasar dan kehilangan lahan kini Petani nasibnya semakin tak jelas.

Kang Yudha

Kang Yudha salah satu Inspirator bagi Kaum Millenial terutama Masyarakat Petani umumnya. Bahwa Pemberdayaan Petani kini bisa dilakukan dengan cara yang berbeda dan tentunya ramah terhadap lingkungan. Yudha yang sedang menempuh Kuliah semester akhir salah satu Universitas di Sukabumi, memberikan angin segar sekaligus pencerahan bagi para Petani.

Ia menempuh pendidikan S1 Konsentrasi Jurusan Agrobisnis telah lama menggeluti bidang Pertanian, berbekal ilmu dari Kuliah, ia mengelola sistem pertanian Hydroponik dengan memanfaatkan Barang Bekas dan Lahan rumah yang seadanya. Dengan kreatifitas yang ia lakukan wajah halaman rumahnya penuh dengan jenis tanaman sayuran bernuansa Hydroponik dan tentunya menghasilkan keuntungan yang luar biasa. tak hanya itu, ia menggabungkan sistem mina padi, dimana lahan padi digabungkan dengan budidaya ikan.

Menurut Yudha sistem pertanian yang ia lakukan hari ini merupakan salah satu solusi bagi masyarakat dalam bidang profesi baru. profesi dimana kini presentase pemuda yang menjadi petani semakin mengecil, maka ia berinovasi untuk dunia pertanian. ia bersungguh-sungguh untuk mengenalkan sistem pertanian zaman now kepada para pemuda khususnya umumnya ke masyarakat lainnya.

Minapadi

Tani Hias Rumah

Hydroponik Pakcoy

Saledri dan Kangkung

Selada

Karena pertanian merupakan bagian yang tak dapat dipisahkan dari kehidupan dan sumber pendapatan masyarakat Desa, maka ia mengajak kepada seluruh masyarakat untuk kembali bertani, serta ia berkomitmen siap menjadi fasilitator bagi masyarakat yang berkeinginan untuk bertani. (CSR/Red)

Tinggalkan Balasan