Gunungguruh, (12/01/2025) – Sebuah jembatan penghubung warga di Kampung Babakan Cimenteng RT 037 RW 007, Desa Gunungguruh Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, dilaporkan roboh pada pukul 15.30 WIB. Jembatan tersebut memiliki panjang sekitar 5 meter dan lebar 1,5 meter, dan merupakan akses vital bagi masyarakat setempat.
Kepala Dusun Babakan Cimenteng, Yayi Mulyadi Sanjaya, menjelaskan bahwa robohnya jembatan berdampak langsung pada aktivitas warga.
“Jembatan ini merupakan akses utama warga. Akibat roboh, aktivitas masyarakat terganggu, terutama anak sekolah, akses menuju posyandu, serta jalur pedagang dan petani,” ujarnya.
Dampak kejadian ini dirasakan oleh anak-anak sekolah yang harus menempuh jalur lebih jauh dan berisiko, kegiatan posyandu yang terhambat, serta pedagang, petani, dan warga lainnya yang kesulitan menjalankan aktivitas ekonomi dan sosial sehari-hari.
Sebagai langkah cepat penanganan darurat, Pemerintah Desa Gunungguruh bersama Babinsa, P2BK Kecamatan, serta warga setempat langsung melakukan gotong royong dengan membangun jembatan sementara menggunakan awi (bambu) agar akses warga tetap dapat dilalui.

“Untuk sementara kami bersama unsur terkait dan masyarakat membuat jembatan darurat dari bambu agar aktivitas warga bisa kembali berjalan, sambil menunggu penanganan dan pembangunan jembatan permanen,” tambah Yayi.
csr_red

