gunungguruh.desa.id-Pada hari Rabu 12/09/2019 Camat Gunungguruh melakukan kunjungan ke salah satu potensi wisata kuliner yang bertempat di kp. cikarang rt 47/09  Desa Gunungguruh. Kedatangan Camat bersama rombongan disambut oleh RW 09 Cikarang, Pemuda/i Karangtaruna RW 09 dan Kadus III.

Tampak Samping

Potensi wisata kuliner yang bernama SAUNG REREB tersebut diinisiasi oleh salah satu warga kampung cikarang, yang akrab disapa Mang Edi. Sejak Tahun 2017 Ia berhasil memanfaatkan lahan seluas 500m2 menjadi tempat wisata yang bisa menarik perhatian pengunjung. Konsep bangunan sederhana dengan infrastuktur terbuat dari berbagai macam bambu, diiringi pemandangan kolam ikan di pinggir saung, serta aliran air iriagasi cipelang serta bunga dan tanaman yang ada di sekitar area Wisata.

Ia berharap pengembangan wisata kuliner seperti ini mendapat apresiasi dan dukungan dari Pemerintah setempat. “Ungkap, Edi”

Camat Gunungguruh, Erry Erstantyo mengatakan bahwa sangat mengapresiasi terhadap adanya potensi wisata kuliner yang dapat menunjang perekonomian masyarakat. Berdasarkan pengamatan beliau di area wisata tersebut, sehingga ia menyarankan agar Potensi tersebut dapat dikembangkan. Diantara pengembangan yang bisa dilakukan adalah penataan saluran irigasi cipelang, aneka ragam makanan/minuman tradisional, wahana tubbing, serta menata tanaman di sekitar saung.

Tak hanya itu, ia mendorong agar pengembangan wisata kuliner tersebut dapat segera terealisasi maka akan dimasukkan pada kegiatan Musrenbang Kecamatan. Setelah itu, maka Pemerintah Kecamatan Gunungguruh dapat mengusulkan kepada Dinas terkait untuk pengembangannya. “Tegas, Erry”

Suasana Ngobrol Camat, Kadus III dan Mang Edi

Menurut Kadus III Cikarang, Panji Purnama mengatakan bahwa sejak tahun 2018 ia mendorong agar pemanfaatan saluran irigasi dan pemanfaatan lahan desa menjadi tempat wisata. Karena ia melihat Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia yang memadai, berpotensi untuk memajukan perekonomian masyarakat.

Maka ia berkomitmen untuk pengembangan wisata kuliner tersebut, akan segera diajukan sehingga tahun 2020 dapat terealisasi. “Ujar, Panji”

Bagikan Berita